News

USC Mampu Menekan Emisi Gas Buang Lebih Rendah

Jakarta, 12 Agustus 2019, pelakubisnis.com – Masyarakat Kelistrikan Indonesia (MKI) bekerjasama dengan Himpunan Ahli Pembangkit (HAKIT) akan menyelenggarakan Fokus Group Discussion (FGD) bertajuk The features and Disadvantages of Ultra Supercritical (USC) Coal fired steam Power Plant. Acara tersebut akan berlangsung  pada 15/8 di Gedung PLN, Gatot Subroto, Jakarta.

Menurut Ketua Bidang Program Hari Listrik Nasional 74 (HLN74),  Syaiful Ibrahim, teknologi Terbaru USC ini merupakan  boiler dengan tekanan tinggi ini yang dapat menghasilkan efisiensi di atas 50% serta emisi CO2 jauh lebih rendah. Sementara kalau jenis PLTU lama efisiensinya hanya sekitar 35%.  “Dengan teknologi ini emisi gas buang seperti  Sox dan Nox bisa ditekan jauh lebih rendah,” kata Syaiful kepada pelakubisnis.com, di Jakarta, pada 12/8.

Syaitul menambahkan, saat ini sedang  dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2 x 1000 MW yang berlokasi di Batang, Jawa Tengah. Teknologi yang digunakan USC dengan nilai proyek 4,2 miliar dollar AS yang diprakarsai oleh perusahaan konsorsium J-Power, Adaro Power dan Itochu. Ini merupakan salah satu proyek 35.000 MW yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo. Diharapkan PLTU terbesar di Asia Tenggara ini akan beroperasi tepat waktu. Commissioning Operational Date (COD) diperkirakan pada Mei 2020 dan unit dua pada November 2020.

Lebih lanjut ditambah, topik ini diangkat karena Indonesia penghasil batubara sangat besar, sehingga bila tidak dimanfaatkan secara optimal, maka tidak menimbulkan nilai tambah dari potensi itu. Tapi di sisi lain pemerintah mencanangkan penguranagan emisi gas buang dengan meningkatkan kontribusi energi terbarukan mencapai 23% pada 2025.

Fenomena itu, kata Syaiful menjadi dilema. Namun demikian, penggunaan teknologi USC dalam PLTU menjadi jawabatan atas upaya menekan emisi gas buang dari PLTU.

FGD ke-2 ini merupakan rangkaian kegiatan HLN74 yang puncaknya akan berlangsung pada 9 – 11 Oktober di, JCC, Jakarta, dalam sebuah event exhibition and conference. Sebelumnya telah diadakan launching dan panel diskusi era listrik 4.0 dan FGD ke-1 tentang battery system pada Mei lalu.